Senin, 13 September 2010

Manakah yang lebih utama ? antara wanita dunia dan bidadari surga yang cantik jelita...?


Saudariku, taukah engkau manakah yang lebih utama ? antara wanita dunia dan bidadari surga yang cantik jelita...?

Maka...dengarkanlah hadist berikut ini...

dari Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah Hadist, dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha:

beliau berkata : " Wahai Rasulullah, Jelaskan kepadaku firman Allah tentang bidadari yang bermata jeli?"

Beliau Menjawab: "bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau seperti sayap burung nazar",

Saya bertanya lagi "Jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah  Laksana Mutiara yg tersimpan baik" (Al-waqi'ah:23)

 Beliau menjawab : " Kebeningannya bagaikan kebeningan mutiara didalam lautan yang tak pernah tersentuh tangan manusia"

 Saya bertanya lagi : "Wahai Rasulullah, jelaskan kepdaku firman Allah, " Di dalam surga itu ada bidadari lagi baik dan cantik" ( )

Beliau menjawab: "Ahlaknya baik dan wajahnya cantik pula"
Saya bertanya lagi, jelaskan firman Allah," Seakan-akan mereka adalah telor (burung onta) yang tersimpan baik" (Ash-shaffat:49)

Beliau mnjawab : " Kelembutanya seperti kelembutan kulit yang ada pada bagian dalam telur dan terlindungi dari kulit luar, atau yg bisa disebut putih telur"

Saya berkata lagi, "Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, " Penuh cinta lagi sebaya umurnya" (Al-waqi'ah:37)

Beliau mnjawab : " Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal dunia pada usaha lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Allah menjadikan mereka wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya"

Saya bertanya lagi,  " WAHAI RASULULLAH, MANAKAH YG LEBIH UTAMA WANITA DUNIA ATAU BIDADARI YANG BERMATA JELI?....?


Beliau menjawab:   "WANITA-WANITA DUNIA LEBIH UTAMA DARI BIDADARI BERMATA JELI, SEPERTI KELEBIHAN TAMPAK PADA APA YG TIDAK TAMPAK"


Saya bertanya lagi : "Karena apa wanita dunia lebih utama?
Beliau menjawab: " Karena sholat mereka, puasa, dan ibadah mereka pada Allah. Allah meletakkan cahaya pada wajah mereka...

Tubuh mereka adalah kain sutera. Kulit putih bersih, pakainnya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan...sanggulnya dan sisirnya terbuat dari emas.

Mereka berkata: "KAMI HIDUP ABADI DAN TIDAK MATI, KAMI LEMAH LEMBUT DAN TIDAK JAHAT SAMA SEKALI, KAMI MENDAMPINGi DAN TIDAK BERAJAK SAMA SEKALI, KAMI RIDHO DAN TIDAK PRNAH BERSUNGUT-SUNGUT SAMA SEKALI.

Bahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya..."

Saya berkata lagi, " Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami, pernah menikah dgn 2,3 atau 4 laki-laki lalu meninggal dunia. dia msuk surga dan mereka pun masuk surga pula. siapakah diantara suaminya yang akan menjadi suaminya di surga?"...

Beliau menjawab: " Wahai Ummu Salamah.. wanita itu disuruh memilih, lalupun dia memilih diantara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata: "Wahai Rabbku, sesungguhnya lelaki inilah yg paling baik & bagus akhlaknya.

Maka nikahilah aku dengannya, wahai ummu salamah... akhlak yang apik dan bagus itu akan pergi membawa 2 kebaikan; yaitu di dunia dan diakhirat"

Subhanallah....


diambil dari catatan akh Awank Abdullah bin Idris 
Sumber http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=100000301329620#/note.php?note_id=209477566296



Read More......

Sabtu, 11 September 2010

Renungan : Selama 70 tahun tanpa tagihan....

Oleh : syaikh Mamduh

Telah banyak pelajaran mengesankan yang terjadi dalam kehidupan ini. Demikian halnya dengan kisah ini...
sebuah renungan,,, yang semoga dapat mengingatkan kita, nikmatNya manakah yang akan kita dustakan....?

Seorang laki-laki berusia 70 tahun, suatu ketika menderita penyakit tidak bisa buang air kecil selama beberapa hari. Setelah bertambah rasa sakitnya, maka ia pun mendatangi seorang dokter specialis. Seusai menjalani pemeriksaan, dokter memberikan ajuran untuk melakukan operasi pada kandung kemihnya. Laki-laki itu pun menyetujuinya, tanpa berpikir panjang,,,,,demi terbebas dari rasa sakit yang makin tak tertahankan....


selepas operasi dilakukan, sang dokter mendatanginya dan menuliskan beberapa resep obat, serta tagihan rumah sakit.

Saat laki-laki itu melihat tagihan tersebut, maka ia pun menangis....
Maka dokter merasa iba, dan berkata padanya, " Jika tagihan itu memberatkan Anda, saya bisa membuat keringanan bagi Anda"

Laki-laki tersebut menjawab, "Bukan itu yang membuatku menangis...Namun aku baru saja tersadar, bahwasanya Allah ternyata telah memberikan nikmat kepadaku, yakni dapat buang air kecil selama 70 tahun, dan tak pernah mengirimkan tagihan apapun kepadaku sebagai imbalannya...."

MasyaAllah....ini hanya buang air kecil, sebuah perkara yang kelihatannya ringan...Lalu, bagaimana dengan nikmat yang lain...? seperti dapat tidur nyenyak, bisa bernafas dengan lancar, dapat berjalan, memiliki anggota tubuh yang sempurna, dll....?

Cukuplah ini sebagai renungan bagi kita....

Betapa Engkau Maha penderma kepada hamba-hambaMu, Ya Rabb....
Sesungguhnya kami seringkali tak melihat nikmatMu, kecuali setelah kehilangannya....

Ya Allah, segala  puji adalah milikMu atas segenap nikmat yang tak terbilang....dan tak terhitung...
Maha suci Engkau ya Rabb...sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim

diketik ulang dengan sedikit perubahan dari :
Majalah Qiblati edisi 12, Tahun V, halaman 58
september 2010

Read More......

Jumat, 10 September 2010

Ayo lebih rajin beribadah...!!!!

Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda :

"Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berkeliling di jalan-jalan, mencari ahli dzikir. Jika mereka mendapatkan suatu kaum yang berdzikir mengingat Allah, mereka menyeru : "Mari menuju hajat keperluan kalian"

Beliau bersabda : 'Maka para malaikat itu, menaungi mereka dengan sayap-sayap mereka hingga langit dunia"

Beliau bersabda : "Rabb mereka bertanya pada mereka, padahal Dia lebih tahu dari mereka, "Apa yang dikatakan hamba-hambaKu?"

Mereka menjawab, " Mereka berkata seraya bertasbih, bertakbir, bertahmid, dan memujiMu"

Beliau bersabda : " Kemudian Dia Berfirman : "Apa mereka melihatKu....?"

mereka menjawab ; "Tidak, demi Allah, mereka belum melihatmu"

Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Bagaimana seandainya mereka melihatku...?"
Beliau bersabda, "Mereka menjawab, : "Seandainya mereka melihatmu, maka mereka akan menjadi lebih giat beribadah, lebih keras memuji, dan lebih banyak bertasbih bagiMu"


Beliau bersabda : "Dia berfirman, : " Apa yang mereka minta dariKu"

Mereka menjawab, "Mereka meminta surga dariMu, "
Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Apakah mereka sudah pernah melihatnya,,,? "

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, "Tidak Demi Allah ya Rabbi, mereka belum pernah melihatnya"

Beliau bersabda, "Dia Berfirman: 'Bagaimana jika mereka sudah pernah melihatnya...?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, :Seandainya mereka melihatnya, maka mereka akan semakin tamak untuk mendapatkannya, semakin keras dalam menuntutnya, dan semakin besar keinginan mereka padanya"


Dia berfirman : 'Dari apa mereka meminta perlindungan?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, : "Dari api neraka,"

Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Apakah mereka sudah pernah melihatnya,,,? "

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, "Tidak Demi Allah ya Rabbi, mereka belum pernah melihatnya"

Beliau bersabda, "Dia Berfirman: 'Bagaimana jika mereka sudah pernah melihatnya...?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, :Seandainya mereka sudah pernah melihatnya,
maka mereka akan semakin semakin kencang lari darinya, dan semakin keras rasa takutnya..."
Beliau bersabda, Dia berfirman, " Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka, "

Beliau bersabda, "Berkatalah salah satu malaikat, "Diantara mereka terdapat seseorang yang bukan termasuk kelompok mereka, dia hanya datang untuk satu hajat keperluan"

Dia berfirman, " Mereka adalah perkumpulan (majelis) yang pesertanya tidak akan susah bersama mereka"

 < Shahih, HR Al-Bukhari (6408), Muslim (2689), Ahmad (7376), dan at Turmudzi (3600)>

Read More......