Selasa, 25 Januari 2011

untuk engkau saudariku,,,,yang sedang dalam masa penantiannya....

by Inur Iyieknya Hannah Harits on Friday, 11 December 2009 at 11:06

ijinkanlah saya berbagi dalam goresan tulisan ini...
jika menurut teman-teman, baik...maka ambillah...
dan jika menurut teman-teman, buruk...maka tinggalkanlah....

saudariku...muslimah...
wanita muslimah…laksana permata....
wanita muslimah yang sholehah….bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya….
Begitu indah…
begitu berkilau...
begitu menentramkan...

teramat banyak yang ingin meraih permata tersebut…
Namun tentunya....tak sembarang orang berhak meraihnya….menghirup sarinya….
hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah...yang dapat memetiknya...
yang dapat meraih pesonanya...
dengan harga mahal yang teramat suci…
sebuah ikatan amat indah…bernama pernikahan…

karena itu…sebelum saatmu tiba….sebelum orang terpilih itu datang dan menggandengmu dalam istananya…
janganlah engkau biarkan dirimu layu sebelum masanya…
jangan kau biarkan serigala liar menjadikanmu bahan permainan dalam keisengannya…
jangan kau biarkan kumbang berebutan menghisap madumu…
jangan kau biarkan mereka mengintipmu diam-diam…dan menikmati pesonamu dalam kesendiriannya….
Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama taaruf…atas nama cinta...

Ya…atas nama cinta…
Kau tau saudariku…??
Jika seseorang jatuh cinta….maka cinta akan membungkus seluruh aliran darahnya…membekuknya dalam jari-jarinya…dan menutup semua mata…hati dan pikirannya….
Membuat seseorang lupa akan prinsipnya….
Membuat seseorang lupa akan besarnya fitnah ikhwan-akhwat…
Membuat seseorang lupa akan apa yang benar dan apa yang seharusnya ia hindarkan…
Membuat seseorang itu lupa akan apa yang telah ia pelajari sebelumnya tentang batasan-batasan pergaulan ikhwan akhwat…
Membuat seseorang menyerahkan apapun…supaya orang yang ia cintai…”bahagia” atau ridho terhadap apa yang ia lakukan…

Membuat orang tersebut lupa…bahwa….cinta mereka belum tentu akan bersatu dalam pernikahan….


Ya saudariku….ukhty fillah…

Jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya…

Karena itu…jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh…
Tanam rumput beracun disekelilingnya…
Pasang semak berduri di muara-muaranya

Cinta begitu dasyat pengaruhnya…jika engkau tau….


Berlarilah menjauhinya…menjauhi orang yang kau cintai….
Buat jarak yang demikian lebar padanya….

jangan kau berikan ia kesempatan untuk menjajaki hatimu...


Biarlah air mata mengalir untuk saat ini…
Karena kelak yang akan kalian temui adalah kebahagiaan…
biarlah sakit ini untuk sementara waktu...
biarlah luka ini mengering dengan berjalannya kehidupan...

Karena…cinta tidak lain akan membuat kalian sendiri yang menderita…
Kalian sendiri…


Saudariku…. tentunya sudah mengerti dan paham...
bagaimana rasanya jika sedang jatuh cinta...
jika dia jauh..kita merasa sakit karena rindu...
jika ia dekat...kita merasa sakit...karena takut kehilangan....

padahal...ia belum halal untukmu...dan mungkin tidak akan pernah menjadi yang halal...

karena itu...jauhilah ia...
jangan kau biarkan dia menanamkan benih-benih cinta di hatimu....dan kemudian mengusik hatimu...
jangan kau biarkan dia mempermainkanmu dalam kisah yang bernama cinta...

maka...bayangkanlah keadaan ini...tentang suamimu kelak.
sahabatku...
sukakah engkau..??
apabila saat ini ternyata suamimu (kelak) sedang memikirkan wanita yang itu bukan engkau..???

sukakah engkau..??
bila ternyata suamimu (kelak) saat ini tengah mengobrol akrab...tertawa riang...becanda...
saling menatap...
saling menggoda...
saling mencubit...
saling memandang dengan sangat...
saling menyentuh...???
dan bahkan lebih dari itu...??

sukakah engkau saudariku...??

sukakah engkau bila ternyata saat ini suamimu (kelak) sedang jalan bersama gadis lain yang itu bukan engkau...??
sukakah engkau...??
bila saat ini suamimu (kelak) tengah berpikir dan merencanakan pertemuan berikutnya...??
tengah disibukkan oleh rencana-rencana...apa saja yang akan ia lakukan bersama gadis itu...??

tidak cemburukah engkau temanku..??
bila saat ini suamimu (kelak) sedang makan bareng bersama gadis lain...atau bahkan segerombolan gadis lain..?
suamimu (kelak) saat ini sedang digoda oleh gadis-gadis..
suamimu (kelak) sedang ditelepon dengan mesra...
suamimu (kelak) saat ini sedang dicurhatin gadis-gadis... yang berkata..."aku tak bisa jika sehari tak mengobrol dengamu..."

tidak cemburukah...?? tidak cemburukah...?? tidak cemburukaaaaahhhhhhhh......???

tidak terasa bagaimanakah..
jika suamimu (kelak) saat ini tengah beradu pandangan...
bercengkrama..
bercerita tentang masa depannya...
dengan gadis lain yang bukan engkau...???

sukakah engkau kiranya suamimu (kelak) saat ini tidak bisa tidur karena memikirkan gadis tersebut...??
menangis untuk gadis tersebut...??
dan berkata dengan hati hancur..."aku sangat mencintamu...aku sangat mencintaimu...???"
tidak patah hatikah engkau...???
sukakakah engkau bila suamimu (kelak ) berkata pada gadis lain.."tidak ada orang yang lebih aku cintai selain engkau...??"
menyebut gadis tersebut dalam doanya...
memohon pada Allah supaya gadis tersebut menjadi istrinya...

dan ternyata engkaulah yang kelak akan jadi istrinya...dan bukan gadis tersebut...???

jika engkau tidak suka akan hal itu...
jika engkau merasa cemburu....
maka demikian halnya dengan suamimu (kelak)...
dan...Allah jauh lebih cemburu daripada suamimu....
Allah lebih cemburu...saudariku...
melihat engkau sendirian...namun pikirannmu enggan berpindah dari laki-laki yang telah mengusik hatimu tersebut....

saudariku....kalian percaya takdir bukan..?

apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama...
maka...

sejauh apapun mereka...
sebanyak apapun rintangan yang menghalangi...
sebesar apapun beda diantara mereka...
sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya...

meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya...
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya...
meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa...

PASTI tetap saja mereka akan bersatu....
seakan ada magnet yang menarik mereka...
akan ada hal yang datang...untuk menyatukan mereka berdua....
akan ada suatu kejadian...yang membuat mereka saling mendekat...dan akhirnya bersatu...

namun...

apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh...
maka...
sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat...
sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya...
sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua...
sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya...
sedekat apapun...

PASTI...akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh...
ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok...
ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik....
ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu...

bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan...

namun...yang perlu dicatat disini adalah...
yakinlah...bahwa yang diberikan oleh Allah...
yakinlah...bahwa yang digariskan oleh Allah...
yakinlah...bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya..
adalah...yang terbaik untuk kita....
adalah....yang paling sesuai untuk kita...
adalah...yang paling membuat kita merasa bahagia,,,,

karena Dialah...yang paling mengerti kita...lebih dari kita sendiri...
Dialah...yang paling menyayangi kita...
Dialah...yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita...
sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya...dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita...

dan....yang perlu kita catat juga adalah...

JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN...ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA....NAMUN JUSTRU BERARTI BAHWA...KITA PANTAS...KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT...
KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK...SAUDARIKU....
LEBIH BAIK....



meskipun saat ini...mata manusia kita tidak memahaminya...
meskipun saat itu...perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata...
meskipun saat itu...otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk....

Tidak...jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk....bahwa engkau tidak pantas....
karena kelak...engkau akan menyadarinya...
engkau akan menyadarinya perlahan...bahwa apa yang telah hilang darimu....bahwa apa yang tidak engkau dapatkan....bukanlah yang terbaik untukmu...bukanlah yang pantas untukmu...bukanlah sesuatu yang baik ,,,,untukmu....

karena itu...saudariku...
jangan mubazirkan perasaanmu...air matamu...
jangan kau umbar semua perasaan cintamu ketika engkau tengah menjalin proses taarufan...
jangan kau umbar semua kekuranganmu...jangan kau ceritakan semuanya...
jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya...jika engkau mencintainya...
karena belum tentu dia adalah jodohmu...
pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok...
karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian...

maka...memohonlah padaNya...
mintalah padanya diberikan petunjuk...dan dijauhkan dari segala godaan yang ada...
karena...cinta sebelum pernikahan...pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat...


apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…???

kemudian saudariku….
apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…???
Apakah kalian merasa khawatir…???
Apakah kalian sering merasa iri melihat gadis-gadis lain yang banyak yang mencintai…banyak yang melamar…banyak yang menginginkannya…??
Pernahkan terlintas rasa iri tersebut pada kalian…???
Atau sekedar ungkapan…”hmm…enak ya..kamu…punya banyak temen laki-laki….”
“hmm..kamu sih enak…banyak yang mau…tinggal milih…?”


Saudariku…ketahuilah….
Kelak…kita hanya akan memiliki satu orang suami…
Hanya satu saudariku…atau kadang lebih…jika cerai dan menikah lagi…namun saat yang bersamaan…kita hanya akan punya satu suami bukan,,,,???
Jadi seberapa banyak pun laki-laki yang menyukai kita..
Seberapa banyak teman laki-laki kita…
Seberapa banyak kenalan kita….
Pada akhirnya kita hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki…
Pada akhirnya kita hanya akan jadi milik satu orang laki-laki…

Dan…percayalah…semua itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan…banyak sedikitnya teman laki-laki

sama sekali tidak...
karena jika wanita yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya...
karena wanita yang terjaga adalah wanita yang banyak didamba oleh seorang ikhwan sejati...
jadi...jagalah dirimu...hatimu...kehormatanmu...sebelum saatnya tiba...

perbanyak bekalmu...dan doamu...
yakinlah...bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu...
amien...


*Ya Allah...karuniakanlah kami seorang suami yang sholeh...
yang menjaga dirinya...
yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya...
yang senantiasa memperbaiki dirinya...
yang senantiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah...
yang baik akhlaknya...
yang menerima kami apa adanya...
yang membimbing kami dengan lemah lembut...
yang akan membawa kami menuju JannahMu Ya Rabb...

kabulkan ya Allah...
amien...
dan segerakanlah...karena hati kami teramat lemah...dan cinta sebelum menikah adalah sebuah cobaan yang berat...




al wakrah,
penghujung tahun, 11 Desember 2009
oleh : Nur Laela iyieknya Hannah dan Harits...

baca juga ya...
1. Atas Nama Taaruf....????
http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=1350743545#/notes/inur-masih-dhaif-ilmunya/atas-nama-taaruf/187737081735
2. Saudariku Muslimah...baca dan renungkanlah...
http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=1350743545#/notes/nur-laela-ummu-hannan/saudariku-muslimahbaca-dan-renungkanlah/169644011735
3. PESAN BUAT IKHWAN YANG HENDAK TA'ARUFAN SAMA AKHWAT.....
http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&id=100000301329620#/note.php?note_id=182416258506&id=100000301329620&ref=mf
4. Kalau Mau Pacaran, yang “Islami” Saja !!!
http://www.facebook.com/posted.php?id=100000301329620&start=100&hash=2419675db39219f0ec456a610f5d0b82#/note.php?note_id=325015585293&id=208606579464&ref=share
5. Jangan Sampai Salah Memilih Pasangan Hidup
http://www.facebook.com/profile.php?id=1350743545&ref=ts#/note.php?note_id=164855756735&id=1350743545&ref=mf
6. PACARAN TERSELUBUNG VIA CHATTING DAN HP
http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=1350743545#/note.php?note_id=160552556735

Read More......

Senin, 24 Januari 2011

MeManGnya KeNaPa jiKa ikHwan ingiNnya akhWat canTik...??????

"HERAN.....dan TERPUKAU"
Itu mungkin, yang ada dalam pikiran saya sekarang.
Mereka berkata :
" Ana inginnya bisa menikah dengan akhwat yang cantik,putih, langsing, lembut, pintar, enak dipandang mata"
"Ikhwan sekarang sukanya sama akhwat yang umurnya dibawah 25 tahun, kalau yang udah diatas 25 tahun, biasanya udah susah ukht...."
" Ikhwan merasa tertipu dengan akhwat yang tidak cantik tapi berpura-pura shalihah saat taarufan, namun ketika sudah menikah, ternyata akhwat tersebut sama sekali di luar dugaan. Jadi sekarang ikhwan lebih memilih untuk menikah dengan akhwat yang cantik, sehingga jika ternyata terbukti tidak shalihah, mereka masih kebagian cantiknya...!?! "
atau :
'iya siy, wanita itu dipilih karena 4 hal, tapi mau bagaimana lagi, hati penginnya bisa nikah sama akhwat yang cantik...hehehe...
??????
"ana udah sering taarufan,,,tapi gagal...mungkin karena fisik ana...?"




Belum lagi kenyataan yang menyebutkan betapa timpangnya perbedaan jumlah kaum Adam dan Hawa. Membuat seakan-akan, kecilnya kemungkinan'seorang wanita biasa-biasa saja' untuk dipilih menjadi pasangan hidup.


Dan tidak dapat dipungkiri, memang, kadang kita melihat, seseorang yang dikarunia ifisik yang menawan, dan juga berbagai kelebihan, serta keshalihah..., seakan semakin memundurkan langkah "wanita biasa saja tersebut"


Dan, coba lihatlah di sekeliling kita. Berapa banyak perempuan yang melajang...? Beberapa diantara mereka telah melampaui usia 25tahun, 30 tahun, atau bahkan hendak memasuki 40 tahun...?


Lihatlah media televisi atau radio atau iklan...? Bagaimana tanggapan mereka terhadap orang yang secara fisik dapat dikatakan 'kurang"...?Menjadikan mereka sebagai lelucon, dan tanpa sadar, terkadang, kita pun mentertawakan mereka...?


Kesemuanya itu seakan menjadikan momok dan pukulan yang membuat minder para akhwat yang qadarullah tercipta dengan 'penampilan yang biasa saja"

Dan bagaimana, jika JIKA KITA ada diposisi tersebut...?????


Haruskah kita menangis tersedu...?
Terpincang-pincang meniti kehidupan...?
Atau melalui hidup dalam kesendirian...?????
Jujur,,,ini bukan pertama kalinya saya mendengar kata-kata itu...
Sebuah sketsa yang bagus dari cerita kakak saya tentang dosennya...

Beliau- sang dosen- berkata, :
"anak-anak sekarang banyak yang cantik-cantik ya...?,
soalnya yang ganteng, nikahnya sama yang cantik.
Yang cantik, nikahnya sama yang ganteng...
Yang jelek...??????
PUNAH...!!!!!
 

^^
Dulu...ketika pertama kali, saya mendengar pernyataan seorang teman, mengenai akhwat impiannya...hati rasanya bergemuruh...antara marah, kesal, tapi tak dapat berbuat apa-apa. Karena itu adalah haknya...!!!
Sepintas saya berkata dalam hati...


" inikah....????? Inikah ikhwan yang sudah menyambangi kajian selama bertahun-tahun...???? Inikah ikhwan yang telah penuh dengan materi kajian keislaman...??? Inikah ikhwan yang mengikuti sunnah...?????Inikahhh....???

Tapi kenyataannya, itu adalah haknya, fitrahnya (mungkin....)....!!! Dan saya tidak boleh marah...karena pada dasarnya manusia memang berbeda-beda dalam prinsip dan keinginan...

Dan kini...saya hanya ingin menulisnya dalam catatan kecil (dan agak aneh ini.....untuk sekedar membagikan apa yang saya rasakan....


Karena...saya percaya...bahwa hidup adalah sebuah anugrah yang indah...
Demikian juga, saya percaya, bahwa suatu saat, akan datang seseorang yang paling baik untuk kita...yang akan menerima kita apa adanya...(^^amin...)
Yang meski kita tidak memiliki kecantikan yang memukai....
Yang meski kita tidak memiliki harta yang menggunung...
Yag meski kita memiliki kekurangan silih berganti...
Dia akan datang...
Karena dialah, seseorang yang telah ditakdirkan untukmenjadi pasangan terindah dalam hidup kita..^^
Karena itulah, kita harus percaya diri...^^

Mungkin seseorang akan menetapkan pilihannya pada seorang akhwat yang cantik, dan mempesona...
Namun, tentunya tak semua orang akan berpendapat yang sama...
Mungkin seseorang akan berpikir untuk bisa menikah dengan seseorang yang hampir sempurna kecantikannya...
Namun, berapa banyak juga seseorang yang justru minder jika menikah dengan orang yang terlalu sempurna...(Mungkin karena banyak saingan atau takut disobot orang lain... ...^^)

Betapa banyak laki-laki yang ingin bisa menikah dengan wanita cantik...
Dan betapa banyak wanita yang ingin bisa menikah dengan laki-laki yang mapan..."
Namun...jika takdir menyatakan hal yang lain...? Atau hati berbicara yang lain....?
Sesungguhnya manusia hanya bisa berkeinginan...namun Allah yang Maha Adil lah, yang menentukan...

Pena telah diangkat, dan tinta telah kering...
Jalan hidup telah ditentukan...
Lalu...ada apa dengan kekhawatiran...?
Tidak kebagian jodoh...?
Tidak kebagian rizki...???
Lalu ada apa dengan gugurnya rasa percaya diri...?
Hanya karena fenomena...?
Hanya karena pendapat...?
Hanya karena perkataan manusia...??
Hanya karena berkali-kali gagal taarufan...??
Tenanglah....
Sama seperti halnya wanita yang dengan senang hati menikah dengan seseorang laki-laki yang tidak tampan lagi tidak bergelimpangan harta...
Demikian halnya dengan kaum laki-laki....
Masih buanyaaak diantara mereka yang memegang prinsip'SEBAIK-BAIK PERHIASAN ADALAH WANITA YANG SHOLEHAH"
Dan seperti itulah laki-laki yang lebih pantas untukditunggu...(Menurut sya lo...^^)

Mari kita membayangkan,,,,
Apakah engkau akan bahagia jika menikah dengan seseorang yang hanya melihat fisikmu...?
Apakah engkau akan bahagia, jika bersanding dengan SESEORANG YANG HANYA MELIHAT CANTIK LUARMU, sedangkan waktu berangsur-angsur menggerogoti indah kulitmu...

Lalu apa yang tersisa saat itu....?

Sedangkan penelitian menunjukkan bahwa cinta hanya akan berlangsung selama 4 tahun...

Karena pernikahan itu, tidak hanya atas dasar kecantikan atau ketampanan...
Tidak pula atas dasar kepemilikan harta...
Bahkan bukan hanya atas nama cinta...
Bukan hanya atas dasar nyaman tidak nyaman di dekatnya...
Namun, yang paling pasti adalah, Pernikahan itu ada, karena takdir yang mencatatnya...

Saudariku....
KETAHUILAH...
SECANTIK APAPUN SEORANG WANITA, SEPOPOLER APAPUN, SEBANYAK APAPUN LAKI-LAKI YANG MENGANTRI UNTUK MENUNGGUNYA....SEKAYA APAPUN...SEPANDAI APAPUN...
NAMUN...jika Allah belum menghendaki ia akan menikah...maka ia pun belum akan menikah....

dan....seorang wanita...yang meski ia tidak cantik....tidak kaya...tidak populer....yang bahkan tidak pernah dilirik dua kali...(^^)...yang tidak memiliki kepandaian menggunung....NAMUN JIKA Allah menetapkan ia akan menikah...maka ia pun akan menikah...!
itulah keADILAN ALLAH...!!!

Dan itu artinya...
Tak perlu kita merasa lemah karena tak memiliki kecantikan...
Tak perlu kita merasa gagal, karena tak memiliki harta...
Tak perlu kita bersedih berkepanjangan karena tak terkenal,tak popular...
Karena, everyone is so special...^^
Believe me...
Jangan menjadi orang lain...tapi jadilah seseorang yang lebih bertaqwa....
Ingatlah janji Allah
karena tidak semua orang memiliki pandangan yang sama terhadap sesuatu...^^
ITULAH MENGAPA...setiap orang punya kriteria masing-masing...dan itu adalah hak mereka...biarlah mereka dengan pemikirannya masing-masing...^^
namun...jangan sampai pemikiran mereka itu akhirnya membuat rasa percaya diri kita berguguran...^^
biarkan saja MEREKA dengan pemikirannya...^^ karena...ikhwan seperti itu tidak ada di list "orang yang keren" di hati KITA" hehehhe
^^

Karena itu, mulai sekarang...jadilah seseorang yang lebihkuat...
Dan persiapkanlah dirimu dengan baik...
Karena...inilah hidup terindah yang akan engkau lalui...^^
Keep fighting....!!!!



Purworejo-Bogor,
April- Juni 2010,,,edit Agustus 2010

With love
Inur, iyieknya Hannah n Harits..^^,,, Nur LaeLa
untuk ~~~~ ^^


Mohon kritikan dan sarannya...^^

Read More......

Ya Allah, aku ingin kembali.....

Ya Allah...terasa begitu banyak dosa menumpuk di hatiku...
Telah terlampau banyak perintahMu yang aku langgar....
Telah mengeRas kiranya hati dan sanubariku...
Ya Allah....Kiranya dosa itu berbentuk benda, kiranya pundakku tak lagi sanggup untuk memikulnya....Kiranya dosa itu memiliki bau, tentunya tak ada satu pun yang mau berteman denganku....
Ya Rabb...kiranya ada jalan untukku kembali padaMu...?? setelah dosa dan maksiat yang telah kuperbuat....???

Teringat aku akan FirmanMu pada Rasulullah shallalahu 'alaihi wa salam..
"
"KabaRkan Muhammad kepada hamba-hambaKu...Bahwasanya Aku adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang"

Terasa menetes air mataku....air mata yang mengisyaratkan betapa malunya aku atas banyaknya dosaku,,,dan besarnya pengampunanMu, ya Rabb...


Teringat aku akan kasih sayangMu..
" Wahai Anak Adam, selagi engkau berdo'a kepadaKu, berharap kepadaKu, meminta ampun kepadaKu, maka Aku tdak peduli dari apa yang kau miliki daRi maksiat kepadaKu..."
Selagi engkau berdo'a dan bersimpuh kepadaKu, maka Aku tidak akan peduli dengan dosa-dosaMu,,,


Wahai Anak Adam....
sekiranya dosamu sampai setinggi langit, kemudian engkau memohon ampun kepadaKu, maka aku ampunkan engkau dan aku tidak peduli....

Wahai Anak Adam...
Jika seandainya engkau menghadapku dengan sebersar bumi maksiat, kemudian engkau memohon ampun, bersimpuh kepadaKu, maka Aku akan datangkan sebesaR bumi pula pengampunan....

HambaKu...siapa diantara kalian yang hendak mendekatkan dirinya kepadaKu satu jengkal...maka Aku akan mendekatkan diri padanya sedepa,....

Barangsiapa yang mendatangiKu dengan berjalan...maka Aku akan mendatanginya dengan berlari...

HambaKu...sesungguhnya Aku membentangkan tanganKu pada malam hari...untuk memaafkan pelaku maksiat yang melakukan maksiat pada siang hari...
Wahai hambaKu sesungguhnya Aku membentangkan tanganKu pada siang hari...untuk memaafkan pelaku maksiat yang melakukan maksiat pada malam hari...

Wahai Anak Adam...
jika seandainya engkau datang pada siang hari, maka Aku akan bukakan puntu...
sekiranya engkau datang pada malam hari, maka Aku akan bukakan puntu...

Wahai Anak Adam...barangsiapa yang menghadap kepadKu...maka Aku menyambutnya dari kejauhan...
Wahai Anak Adam...barangsiapa yang memamnggilKu...maka Aku akan menyebutnya dalam kedekatan...
Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu untukKu...maka Aku akan memberinya pemberian...
Barangsiapa yang mengharapkan ridhoKu...maka Aku akan berikan kepadanya apa yang ia inginkan..

 
HambaKu pelaku dzikir...maka mereka adalah orang-orang majelisku...
HambaKu pelaku syukur...maka mereka adalah orang-orang yang Aku tambahkan.....
HambaKu pelaku maksiat...maka mereka adalah orang-orang yang tdk akan pernah aku putus asakan daRi rahmatKu....
HambaKu pelaku taat...maka mereka adalah orang-orang cintaanKu...


Aku selalu menjadi kekasih mereka...
Sesungguhnya Aku mencintai orang-orang yang bertaubat....
Sesungguhnya Aku mencintai orang-orang yang mensucikan diri...
Jika seandainya mereka tidak bertaubat...maka aku adalah thobib mereka....
Aku akan timpakan mereka musibah, yang akan dapat mengurangi maksiat yang mereka lakukan....


Nukilan daRi ibnu Qayyim dalam kitabnya "izzatul Ma'az"

dari kajian "ustadz armen halim Naro " UntukMu yang berjiwa Hanif" 

 Allahu akbar....Allahu akbar.... Maha suci Engkau ya Rabb...sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim....T.T

Read More......

Senin, 13 September 2010

Manakah yang lebih utama ? antara wanita dunia dan bidadari surga yang cantik jelita...?


Saudariku, taukah engkau manakah yang lebih utama ? antara wanita dunia dan bidadari surga yang cantik jelita...?

Maka...dengarkanlah hadist berikut ini...

dari Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah Hadist, dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha:

beliau berkata : " Wahai Rasulullah, Jelaskan kepadaku firman Allah tentang bidadari yang bermata jeli?"

Beliau Menjawab: "bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau seperti sayap burung nazar",

Saya bertanya lagi "Jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah  Laksana Mutiara yg tersimpan baik" (Al-waqi'ah:23)

 Beliau menjawab : " Kebeningannya bagaikan kebeningan mutiara didalam lautan yang tak pernah tersentuh tangan manusia"

 Saya bertanya lagi : "Wahai Rasulullah, jelaskan kepdaku firman Allah, " Di dalam surga itu ada bidadari lagi baik dan cantik" ( )

Beliau menjawab: "Ahlaknya baik dan wajahnya cantik pula"
Saya bertanya lagi, jelaskan firman Allah," Seakan-akan mereka adalah telor (burung onta) yang tersimpan baik" (Ash-shaffat:49)

Beliau mnjawab : " Kelembutanya seperti kelembutan kulit yang ada pada bagian dalam telur dan terlindungi dari kulit luar, atau yg bisa disebut putih telur"

Saya berkata lagi, "Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, " Penuh cinta lagi sebaya umurnya" (Al-waqi'ah:37)

Beliau mnjawab : " Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal dunia pada usaha lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Allah menjadikan mereka wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya"

Saya bertanya lagi,  " WAHAI RASULULLAH, MANAKAH YG LEBIH UTAMA WANITA DUNIA ATAU BIDADARI YANG BERMATA JELI?....?


Beliau menjawab:   "WANITA-WANITA DUNIA LEBIH UTAMA DARI BIDADARI BERMATA JELI, SEPERTI KELEBIHAN TAMPAK PADA APA YG TIDAK TAMPAK"


Saya bertanya lagi : "Karena apa wanita dunia lebih utama?
Beliau menjawab: " Karena sholat mereka, puasa, dan ibadah mereka pada Allah. Allah meletakkan cahaya pada wajah mereka...

Tubuh mereka adalah kain sutera. Kulit putih bersih, pakainnya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan...sanggulnya dan sisirnya terbuat dari emas.

Mereka berkata: "KAMI HIDUP ABADI DAN TIDAK MATI, KAMI LEMAH LEMBUT DAN TIDAK JAHAT SAMA SEKALI, KAMI MENDAMPINGi DAN TIDAK BERAJAK SAMA SEKALI, KAMI RIDHO DAN TIDAK PRNAH BERSUNGUT-SUNGUT SAMA SEKALI.

Bahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya..."

Saya berkata lagi, " Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami, pernah menikah dgn 2,3 atau 4 laki-laki lalu meninggal dunia. dia msuk surga dan mereka pun masuk surga pula. siapakah diantara suaminya yang akan menjadi suaminya di surga?"...

Beliau menjawab: " Wahai Ummu Salamah.. wanita itu disuruh memilih, lalupun dia memilih diantara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata: "Wahai Rabbku, sesungguhnya lelaki inilah yg paling baik & bagus akhlaknya.

Maka nikahilah aku dengannya, wahai ummu salamah... akhlak yang apik dan bagus itu akan pergi membawa 2 kebaikan; yaitu di dunia dan diakhirat"

Subhanallah....


diambil dari catatan akh Awank Abdullah bin Idris 
Sumber http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=100000301329620#/note.php?note_id=209477566296



Read More......

Sabtu, 11 September 2010

Renungan : Selama 70 tahun tanpa tagihan....

Oleh : syaikh Mamduh

Telah banyak pelajaran mengesankan yang terjadi dalam kehidupan ini. Demikian halnya dengan kisah ini...
sebuah renungan,,, yang semoga dapat mengingatkan kita, nikmatNya manakah yang akan kita dustakan....?

Seorang laki-laki berusia 70 tahun, suatu ketika menderita penyakit tidak bisa buang air kecil selama beberapa hari. Setelah bertambah rasa sakitnya, maka ia pun mendatangi seorang dokter specialis. Seusai menjalani pemeriksaan, dokter memberikan ajuran untuk melakukan operasi pada kandung kemihnya. Laki-laki itu pun menyetujuinya, tanpa berpikir panjang,,,,,demi terbebas dari rasa sakit yang makin tak tertahankan....


selepas operasi dilakukan, sang dokter mendatanginya dan menuliskan beberapa resep obat, serta tagihan rumah sakit.

Saat laki-laki itu melihat tagihan tersebut, maka ia pun menangis....
Maka dokter merasa iba, dan berkata padanya, " Jika tagihan itu memberatkan Anda, saya bisa membuat keringanan bagi Anda"

Laki-laki tersebut menjawab, "Bukan itu yang membuatku menangis...Namun aku baru saja tersadar, bahwasanya Allah ternyata telah memberikan nikmat kepadaku, yakni dapat buang air kecil selama 70 tahun, dan tak pernah mengirimkan tagihan apapun kepadaku sebagai imbalannya...."

MasyaAllah....ini hanya buang air kecil, sebuah perkara yang kelihatannya ringan...Lalu, bagaimana dengan nikmat yang lain...? seperti dapat tidur nyenyak, bisa bernafas dengan lancar, dapat berjalan, memiliki anggota tubuh yang sempurna, dll....?

Cukuplah ini sebagai renungan bagi kita....

Betapa Engkau Maha penderma kepada hamba-hambaMu, Ya Rabb....
Sesungguhnya kami seringkali tak melihat nikmatMu, kecuali setelah kehilangannya....

Ya Allah, segala  puji adalah milikMu atas segenap nikmat yang tak terbilang....dan tak terhitung...
Maha suci Engkau ya Rabb...sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim

diketik ulang dengan sedikit perubahan dari :
Majalah Qiblati edisi 12, Tahun V, halaman 58
september 2010

Read More......

Jumat, 10 September 2010

Ayo lebih rajin beribadah...!!!!

Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda :

"Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berkeliling di jalan-jalan, mencari ahli dzikir. Jika mereka mendapatkan suatu kaum yang berdzikir mengingat Allah, mereka menyeru : "Mari menuju hajat keperluan kalian"

Beliau bersabda : 'Maka para malaikat itu, menaungi mereka dengan sayap-sayap mereka hingga langit dunia"

Beliau bersabda : "Rabb mereka bertanya pada mereka, padahal Dia lebih tahu dari mereka, "Apa yang dikatakan hamba-hambaKu?"

Mereka menjawab, " Mereka berkata seraya bertasbih, bertakbir, bertahmid, dan memujiMu"

Beliau bersabda : " Kemudian Dia Berfirman : "Apa mereka melihatKu....?"

mereka menjawab ; "Tidak, demi Allah, mereka belum melihatmu"

Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Bagaimana seandainya mereka melihatku...?"
Beliau bersabda, "Mereka menjawab, : "Seandainya mereka melihatmu, maka mereka akan menjadi lebih giat beribadah, lebih keras memuji, dan lebih banyak bertasbih bagiMu"


Beliau bersabda : "Dia berfirman, : " Apa yang mereka minta dariKu"

Mereka menjawab, "Mereka meminta surga dariMu, "
Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Apakah mereka sudah pernah melihatnya,,,? "

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, "Tidak Demi Allah ya Rabbi, mereka belum pernah melihatnya"

Beliau bersabda, "Dia Berfirman: 'Bagaimana jika mereka sudah pernah melihatnya...?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, :Seandainya mereka melihatnya, maka mereka akan semakin tamak untuk mendapatkannya, semakin keras dalam menuntutnya, dan semakin besar keinginan mereka padanya"


Dia berfirman : 'Dari apa mereka meminta perlindungan?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, : "Dari api neraka,"

Beliau bersabda, "Dia berfirman :" Apakah mereka sudah pernah melihatnya,,,? "

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, "Tidak Demi Allah ya Rabbi, mereka belum pernah melihatnya"

Beliau bersabda, "Dia Berfirman: 'Bagaimana jika mereka sudah pernah melihatnya...?"

Beliau bersabda, : "Mereka menjawab, :Seandainya mereka sudah pernah melihatnya,
maka mereka akan semakin semakin kencang lari darinya, dan semakin keras rasa takutnya..."
Beliau bersabda, Dia berfirman, " Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka, "

Beliau bersabda, "Berkatalah salah satu malaikat, "Diantara mereka terdapat seseorang yang bukan termasuk kelompok mereka, dia hanya datang untuk satu hajat keperluan"

Dia berfirman, " Mereka adalah perkumpulan (majelis) yang pesertanya tidak akan susah bersama mereka"

 < Shahih, HR Al-Bukhari (6408), Muslim (2689), Ahmad (7376), dan at Turmudzi (3600)>

Read More......

jika engkau mendengarkan perkataan semua orang di muka bumi ini…., niscaya engkau akan sakit hati dan terluka...

 Tahukah teman...


jika engkau mendengarkan perkataan semua orang di muka bumi ini…., niscaya engkau akan sakit hati dan terluka...

karena kadang….mereka hanya melihat tampak luarmu, dan menjabarkannya dalam sudut pandang yang mereka miliki..
kadangpun hanya sebatas persangkaan atasmu...

Dan ketahuilah teman…
Tidak ada satupun orang di dunia ini yang berbuat kebaikan atau perbuatan baik….melainkan ada saja orang yang tidak menyukai perbuatannya tersebut…

Dan taukan teman….
Kita tidak bisa membuat semua orang itu suka pada kita…membuat semua orang itu dekat pada kita…membuat semua orang melihat sisi positif kita….

Sedih memang…tapi itulah kenyataannya…
Kita hidup dimuka bumi ini dengan beragam manusia,,,,beragam pemikiran…beragam latar belakang….beragam tujuan dan cita…

Yang menurut kita baik…blm tentu baik juga disisi orang lain…
Yang menurut kita indah…blm tentu indah juga bagi yang memandang….
Yang menurut kita jelek…blm tentu jelek bagi orang lainnya…….

Ingat ini….
semua orang bisa punya pendapat…
orang bijaksana punya pendapat,
orang jahil punya pendapat,
orang berpendidikan punya pendapat,
anak kecil punya pendapat,
orang alim punya pendapat….
dan kadang pun pendapat mereka saling bertentangan…
atau paling tidak berbeda arahlah…


lYang terpenting temanku…

Yakini…!!!!
dan lihat kembali…apakah engkau sudah berada dalam jalan kebenaran belum…???
sudah berada dalam tuntunan Islam yang hak blm…??

Ingaaat sekali lagi….!!!

Tidak ada satupun orang di dunia ini yang berbuat kebaikan atau perbuatan baik….melainkan ada saja orang yang tidak menyukai perbuatannya tersebut…

Rasulullah contoh paling baiknya…

Mengerti temanku….????

Mereka hanya melihat tampak luar….

Namun TuhanMu mengetahui engkau hingga ke ujung hatimu...

Maka janganlah engkau dibuat bersedih atas perkataan mereka-mereka... karena sesungguhnya mereka pun kadang mengucapkannya sambil lalu...

jadi biarkan mereda seiring berhembusnya angin...
Jangan disimpan dalam hati…
RUGI…^^
Mereka juga blm tentu memikirkan kita….yaaa kaaann…????

masih banyak hal yang harus kau pikirkan....

kehidupanmu…teman-temanmu…orang-orang yang menyanyangimu, dan tentu saja…amal-amalmu…

jangan bersedih…..
be strong my fren….
Semangaaat….semangaaattt…!!!!

sumber : Gambarku di http://www.facebook.com/photo.php?pid=30444952&id=1350743545&ref=fbx_album

Read More......

Ketika orangtuamu, tak seperti yang kau damba....

by Inur Iyieknya Hannah Harits on Friday, 12 February 2010 at 18:58

Kutatap langit-langit kamar yang sunyi…..sungguh berbeda dengan kondisi di luar sana yang riuh ramai.
Sore ini, sore yang sama seperti sore sebelumnya,,,,
Sore…bertemankan butiran hujan yang tercurah dari langit bulan Febuari…

Butiran hujan, beradu dengan teriakan tetangga yang menyuruh anaknya mandi dan Jeritan sang anak yang menolaknya….adalah bagian dari sore ku dan sore mereka...




Tak pelak lagi pukulan, jeweran, dan cubitan, hinggap di tubuh mungil anak-anak mereka. Pemandangan yang sudah berakar dalam keseharian mereka
Namun aku lebih merasa gerah dengan kata-kata yang terlontar dari lisan sang orangtua.

Membuat muncul pertanyaan dalam otakku….”Inikah sosok seorang ibu…?”

Sedetik kemudian, pikiranku melayang ke peristiwa beberapa tahun yang lalu, saat aku masih kuliah- mahasiswa tingkat akhir.


Ibu dosenku berdiri disana, menerangkan pada kami tentang pola asuh orangtua : pentingnya pengasuhan yang baik dan akibat dari pola asuh yang kurang baik.


Kemudian beliau berkisah tentang Hitler -seorang pemimpin paling ditakuti karena telah membunuh begitu banyak orang Yahudi-. yang ternyata menjadi seseorang yang demikian kerasnya, karena salah asuh dari orangtuanya. Sejak kecil, ia selalu dipukuli oleh ayahnya hanya karena kesalahan-kesalahan kecil.. Hingga suatu hari Hitler menemukan sebuah buku, yang mengatakan bahwa “orang yang kuat itu adalah orang yang tidak pernah meneteskan air mata”, dan ia pun bertekat untuk tidak akan pernah menangis lagi.


Bahkan ketika sang ayah, pada suatu saat, memukulinya lagi, ia datang ke ibunya dengan tersenyum bangga, dan berkata bahwa ayahnya telah memukulnya sebanyak 33 kali (lupa tepatnya berapa kali ^^), hingga ibunya menyangka bahwa Hitler telah gila.
Hitler pada akhirnya tumbuh menjadi orang yang demikian keras. Di saat ia mengetahui bahwa ayahnya adalah anak hasil “perkawinan di luar nikah” antara neneknya dengan orang Yahudi. Hitler menjadi sangat benci pada orang Yahudi, dan membantai banyak kaum tersebut.


Kemudian ibu dosen pun bercerita kisah tokoh-tokoh lain, yang tumbuh menjadi manusia yang kejam, akibat salah asuh orang tua.


Kemudian entah kenapa, saat itu aku mengangkat jari tangan, dan bertanya dengan kekanak-kanakan….

Kukatakan pada ibu dosenku, “Ibu…entah mengapa saya merasa ini tidak adil…”,

Aku menarik nafas dan melanjutkan,

“ Ibu….dulu, sewaktu kita akan dilahirkan, kita tidak bisa memilih kan bu, kelak kita akan menjadi siapa, bagaimana rupa kita, kepandaian kita, rizki kita. Kita pun tidak bisa memilih siapa orangtua kita. Ya kan bu…

Alangkah kasiannya anak-anak yang lahir dari pengasuhan yang buruk, kemudian mereka akhirnya tumbuh menjadi anak-anak yang buruk, sedangkan mereka juga tidak ingin memiliki orangtua yang buruk. Semua anak pasti ingin memiliki orangtua yang sayang dan perhatian pada mereka. Semua orang pasti menginginkan orangtua yang memberikan pendidikan yang terbaik bagi anaknya. Hanya saja……..mereka tidak dapat memilih kan bu…Alangkah kasiannya mereka…..Apakah salah seorang anak, jika ternyata orangtua mereka seperti itu….?”
 


Ibu dosenku tersenyum mendengar pertanyaan aneh itu, kemudian ia menjawab dengan bijak. -Sebuah jawaban…yang sampai saat ini…masih kusimpan dalam benakku…-
“benar….benar sekali…
kita ini…memang tidak dapat memilih siapa orangtua kita, dan bagaimana mereka akan membesarkan kita. Dan memang pola asuh mereka memiliki andil yang cukup besar dalam kepribadian kita. Namun…coba lihatlah…..kita hidup bukan hanya dilingkungan keluarga saja bukan…?
Kita hidup dalam masyarakat. Kita hidup dalam lingkungan yang lain, selain lingkungan keluarga.
Ada banyak hal yang kemudian membentuk kepribadian kita.

Lagipula, coba lihat diri kalian sendiri…!. Kalian ini sudah besar, sudah mahasiswa…Kalian ini ingin menjadi siapa atau apa, itu bukan karena oranglain. Namun, karena kalian sendirilah yang menginginkannya.
Apakah hanya karena orangtua kalian mendidik kalian dengan buruk, lalu kalian menyandarkan diri pada kesalahan mereka, dan tetap menjadi anak dengan kepribadian buruk…?


Bukan saatnya lagi untuk menyalahkan orang lain atas kejadian yang kita alami.
Kalian sudah dewasa…sudah seharusnya mengambil langkah untuk hidup kita sendiri…
Lagipula, yakinlah, apa yang diberikan Dia adalah yang terbaik untuk kita…
Bisa saja kita mendapatkan orangtua yang baik, namun lingkungan sekitar kita buruk, dan kita mengambil jalan yang buruk, maka kita pun akan tersesat.
Dan mungkin saja, kita diberikan orangtua yang buruk, namun kita terus memperbaiki diri, maka kita pun akan mendapatkan kebaikan…”


Saat itu, aku sungguh belum mengerti mengenai pentingnya memahami tentang takdir. Bukankah memahami takdir yang telah digariskan oleh Allah dapat supaya hati kita menjadi tenang…?

kini…aku sadar…betapa tidak layaknya, apabila seseorang menyalahkan takdirnya….bersandar pada kesalahan orang lain…..mencari-cari alasan bahwa ia menjadi seperti ini karena orang lain.

Mungkin salah seseorang anak, akan memiliki orangtua yang buruk atau memiliki orangtua dengan pendidikan rendah, atau merasa tidak mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya,
atau merasa bahwa ia diperlakukan tidak adil
atau merasa bahwa ia memiliki masa kecil yang suram….
Atau ia sama sekali tidak bangga pada orangtuanya….bahkan merasa malu…

Kemudian ia beranggapan, bahwa ia yang sekarang ini….keburukan yang terjadi padanya, karakteristik sifatnya yang buruk ini, adalah akibat dari kesalahan orangtuanya.
Dan ia menjadi manusia yang memandang buruk masa lalunya….

Temanku…. Kami memahami kesedihanmu….
Memang benar, Orangtua seharusnya menjadi seseorang yang paling dekat dengan kita….mengajari kita hal-hal yang positif….menerima kekurangan kita, membangun kepercayaan pada kita bahwa kita tidak sendirian…

Tapi disaat orangtua kita tidak seperti orangtua yang ideal, layakkah kita terus terkungkung pada hal tersebut….dan hanya menjadi pribadi yang diam, dan menyerah, serta menyandarkan diri pada kesalahan mereka…?

Apakah karena kesalahan didik orangtua kita….kurang kasih sayang…dan tidak pahamnya mereka tentang cara menjadi orangtua yang baik, lantas menjadikan kita demikian terpuruk……menjadikan kita terhempas….menjadikan kita pribadi dengan moral kalah…. bersembunyi pada kesalahan mereka, dan lari dari keharusan untuk bangkit….? Untuk memperbaiki diri….??



Apakah kita harus menjadi seseorang yang seperti itu….?
Akankah kita lari dari tanggung jawab kita untuk senantiasa memperbaiki diri….?

Temanku bukankah jika kita ingin menjadi orang yang lebih baik….itu kita lakukan bukan karena manusia…
Sungguh bukan karena manusia….
Kita tidak berubah menjadi orang yang lebih baik….hanya karena orangtua kita baik…atau bukan karena latar belakang kehidupan kita, tapi…karena mengharapkan pahala dari Allah…

Ibumu…ayahmu…adalah sama halnya dengan kamu…
Mereka pun manusia….
Memiliki kekurangan, disamping kelebihan….
Memiliki kesalahan….
Namun…jangan sampai kesalahan mereka, atau ketidaksukaanmu pada sikap mereka, mendorongmu untuk berbuat durhaka pada mereka….
Mendorongmu…untuk membenci mereka
Karena sikapmu yang seperti itu…tidak lain justru akan menjatuhkan dirimu sendiri dalam neraka…


Temanku…
yakinlah Allah Maha Adil…
Ia memberikan kalian kekurangan di satu sisi….InsyaAllah memberikan kelebihan kalian pada sisi yang lain….

Mungkin Allah meletakkan cobaan pada kalian dari sisi orangtua kalian…
Sedangkan teman-teman yang lain, diuji dengan jalan yang lainnya…

Tapi….temanku…Bukankah kesabaranmu…ketaatanmu dalam menghadapi ujian, adalah ladang pahalamu….?

Temanku…kehidupan itu tidak stagnan….kehidupan itu berubah….!!!
Betapa tak sedikit orang-orang yang lahir dari orangtua psikopat, akhirnya dapat bangkit dan menjadi sosok dewasa yang baik…?
Betapa tak sedikit orang-orang yang dibesarkan oleh lingkungan yang kumuh dan buruk, akhirnya dapat menjadi orang yang tegar dan shalih –atas ijin Allah…?

Temanku….ingatlah…bahwa Allah selalu bersamamu…cukuplah cintaNya menjadi tujuanmu…
Apabila engkau mengharap cinta dari manusia, mungkin engkau akan lebih banyak kecewa…disebabkan karena manusia pun adalah makhluk yang penuh dengan kekurangan….

Temanku….mari sama-sama belajar bersamaku…bersama teman-teman yang lain…untuk senantiasa memperbaiki diri…
Sudah saatnya kita melihat diri kita sebagai diri yang mandiri….
Bukan saatnya terus merenungi masa lalu….
Bukankah masa lalu adalah hal yang paling jauh dari kita…? Kita tidak akan kembali padanya…? Jadi biarkanlah ia berlalu….


Sekarang…..yang lebih baik kita lakukan adalah….menjadikan masa lalu kita sebagai suatu pelajaran….
Jangan sampai kelak anak-anak kita mengalami hal yang sama dengan masa lalu kita…
Jadikan kesalahan dalam didikan orangtuamu padamu….sebagai kunci keberhasilan kita dalam mendidik anak….
Belajarlah…dan terus belajar tentang cara mendidik anak-anakmu kelak….
Buatlah anak-anak kita berkata dengan lantang, “aku bangga punya orangtua seperti ummi dan abi…”

Dengarlah kaum wanita….generasi ini tanggung jawabmu….!!!!!




12 Febuari 2010

Dariku –temanmu-…..untuk saudariku yang kini tengah terluka….(kuharap ia membacanya….),,,,
percayalah…mereka sangat menyayangimu….

( tulisan ini daRi Fbku ^^ : http://www.facebook.com/note.php?note_id=302393691735

Read More......

Kamis, 09 September 2010

Tak kan kunanti engkau lagi...., cinta

hatiku beku sebab air mata....
Malam-malamku kini terasa panjang oleh derai air mata
Kutahankan hatiku pada derita yang kian mendera

Laksana busur panah, kau tancapkan langsung ke ulu hatiku
Dengannya kau buat ia berguguran satu persatu
Karena bayangmu terlanjur menguasai jiwa raga

Kuisi malamku dengan menghitung bintang
Rasa rindu serta Teramamnya rembulan menghimpit rongga dada
siang-siangku pergi dengan memikirkanmu…

Hatiku beku sebab air mata

Bisikan syaitan telah memaksaku memperturutkan nafsu
Bayangmu terlalu lama singgah di mataku
Dalam siang…
Dalam malam…

Lalu lalang manusia berkata, ‘cinta bermata keindahan’
Namun mengapa perih terasa menyayat
Cinta nyata telah membuat hatiku terpotong-potong

Tak kan ku caci dirimu,,,,,
Kiranya engkau tak kan dapat memasuki hatiku, jika tak kubuka kuncinya
 
Kadang aku bahagia karena hadirmu….
Tapi kesengsaraan lebih sering mengunjungiku
Hidangan tak lagi nikmat
Bercengkrama dengan Sang Khalik tak lagi terasa kelezatannya…

Nyata cintamu telah melalaikanku…
Duhai betapa meruginya engkau wahai jiwaku…
Betapa nestapa dan sesal di akhir jaman…

Karenanya ………..
Kupaksakan hatiku untuk menghindar
Dari cinta murahan lagi mudah berpendar
Cinta yang semu, lagi sarat nafsu…
Karena aku inginkan yang tak mudah layu
Sebentuk cinta terajut dalam keindahan bernama pernikahan

Kalaulah engkau memiliki hati yang serupa…
Tentu diriku ikut berbunga….
Namun kutau…meski manusia saling cinta…
Tapi Rabb paling tau yang terbaik bagi hambaNya…

Tak kan ku seru namamu dalam doaku….
Karena meski cintamu telah merenggut hatiku…
Aku tak pernah tau, kau kah orangnya….yang akan jadi terbaik untukku…

Aku inginkan cinta sejati…
Yang jika kutanam maka aku pun akan memetiknya…

Aku inginkan cinta yang tiada gelisah…
Yang jika aku jatuh ke dalamnya, hatiku merona bahagia…

Aku inginkan cinta yang tak mudah semu…
Yang kutau, jika aku mendekat, maka cinta akan makin mendekatku…

Dan aku inginkan cinta yang halal….
Dan mungkin itu bukan cintamu…

Cukuplah Ia yang menjadi pelabuhan kalbuku…
Karena cintaku padaNya, tak akan pernah bertepuk sebelah tangan…
Karena cintaku padaNya…hanya akan mendatangkan kilau kebahagiaan…

Dan karena aku tiada layak menduakanNya…
Tak layak mengkhianati perintahNya…..

Dan tak sepatutnya kutunggu, yang belum halal untukku….

Karenanya…………
Kupaksakan hatiku untuk menghindar
Dari cinta murahan lagi mudah berpendar
Cinta yang semu, lagi sarat nafsu…

Cinta yang tertanam dalam hatiku, dalam diam lisanku….
Tanpa pernah kutau, adakah sama isi hatimu…

Aku berpaling darimu
Karena keegoisanku…
ingin kujaga hatiku…
sebab aku menyayangimu….
karena telah sampai padaku bahwasanya

WANITA ADALAH FITNAH TERBESAR BAGI LAKI-LAKI

karena telah sampai padaku, bahwasanya wanita adalah fitnah terbesar laki-laki
Kukira sakit ini akan sebentar…

Dibandingkan dengan nerakaNya yang menggelepar

Akan kutunggu cinta yang menjadi hak-ku
cinta selepas janji yang sakral
Bersama kekasih hati terbaik yang telah Ia catatkan untukku…
Yang mungkin juga… bukan engkau orangnya….

With my namida…


Inur

 BogoR, 20 Juni 2010.

Read More......